Kota Magelang – Bhabinkamtibmas Desa Tonoboyo Kecamatan Bandongan melaksanakan kegiatan patroli sambang kepada warga sebagai upaya menjaga kamtibmas sekaligus mendorong ketahanan pangan masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Dusun Jatilor dengan menyasar warga setempat. Kehadiran petugas disambut baik oleh masyarakat yang antusias berdialog langsung terkait kondisi lingkungan dan kebutuhan warga. Minggu (19/04/2026).
Kegiatan sambang dilakukan oleh Aiptu Sulaiman selaku Bhabinkamtibmas Desa Tonoboyo. Dalam pelaksanaannya, petugas berinteraksi secara langsung dengan warga untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Pendekatan yang dilakukan bersifat humanis dan komunikatif.
Aiptu Sulaiman menyampaikan bahwa kegiatan sambang tidak hanya berfokus pada keamanan lingkungan, tetapi juga menyentuh aspek kesejahteraan masyarakat. “Kami mengajak warga untuk memanfaatkan potensi yang ada di sekitar, termasuk dalam mendukung ketahanan pangan keluarga,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa pemanfaatan lahan pekarangan menjadi langkah sederhana namun berdampak besar. Dengan pengelolaan yang baik, kebutuhan pangan keluarga dapat terpenuhi secara mandiri.
Dalam kegiatan tersebut, warga diberikan pemahaman mengenai pentingnya memanfaatkan pekarangan rumah. Warga didorong untuk menanam berbagai jenis sayuran dan buah-buahan yang dapat menunjang kebutuhan sehari-hari. Selain itu, petugas juga menyampaikan peluang pemanfaatan pekarangan untuk kegiatan perikanan maupun peternakan skala kecil. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kemandirian pangan masyarakat.
Warga Dusun Jatilor menyambut positif ajakan tersebut dan menunjukkan minat untuk mulai memanfaatkan lahan yang tersedia. Beberapa warga mengaku telah mencoba menanam sayuran sederhana di pekarangan rumahnya. Kegiatan ini dinilai dapat membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga. Selain itu, hasilnya juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari.
Dalam dialog yang berlangsung, warga juga menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi. Salah satu kendala utama adalah kurangnya sosialisasi terkait teknik pertanian yang baik dan benar. Selain itu, warga juga berharap adanya bantuan bibit tanaman untuk mendukung kegiatan tersebut. Aspirasi ini disampaikan secara langsung kepada petugas.
Menanggapi hal tersebut, Bhabinkamtibmas mencatat seluruh masukan dari warga sebagai bahan koordinasi dengan pihak terkait. Diharapkan ke depan terdapat sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan. Dengan adanya dukungan yang memadai, potensi yang dimiliki warga dapat berkembang lebih optimal. Kegiatan sambang menjadi jembatan dalam menyampaikan aspirasi masyarakat.
Selain menyampaikan pesan ketahanan pangan, petugas juga mengingatkan warga untuk tetap menjaga keamanan lingkungan. Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kamtibmas dinilai sangat penting. Setiap potensi gangguan diharapkan dapat segera dilaporkan kepada pihak kepolisian. Dengan demikian, situasi tetap aman dan kondusif.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar serta penuh keakraban. Warga merasa terbantu dengan kehadiran Bhabinkamtibmas yang aktif turun langsung ke lapangan. Komunikasi yang terjalin memberikan dampak positif bagi hubungan antara Polri dan masyarakat. Hal ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang harmonis.
Kegiatan sambang akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung kesejahteraan keluarga. Sinergi yang terbangun menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan produktif. Kondisi wilayah yang kondusif tetap terjaga berkat kerja sama semua pihak.