Kota Magelang – Bhabinkamtibmas Kelurahan Jurangombo Selatan melaksanakan kegiatan sambang dan binluh kepada warga masyarakat di Kampung Karet RW 06, Kelurahan Jurangombo Selatan, Kecamatan Magelang Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas kamtibmas melalui pendekatan langsung kepada masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut Aipda Dida Ajisaka selaku Bhabinkamtibmas bersama Panit 1 Binmas Polsek Magelang Selatan Ipda Aris Windarto. Keduanya berinteraksi langsung dengan warga serta tokoh masyarakat setempat. Sabtu (11/04/2026).
Kegiatan sambang dilakukan dengan menyasar warga masyarakat sebagai mitra utama dalam menjaga keamanan lingkungan. Dalam kesempatan tersebut, petugas melakukan komunikasi aktif guna menggali informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Pendekatan dialogis menjadi metode utama dalam membangun kepercayaan publik. Warga pun menyambut baik kehadiran petugas di lingkungan mereka.
Selain itu, kegiatan ini juga difokuskan pada deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas. Petugas mengajak tokoh masyarakat untuk terus meningkatkan koordinasi dan komunikasi. “Kami berharap setiap permasalahan yang muncul dapat segera diinformasikan agar bisa ditangani secara tepat dan tidak berkembang lebih luas,” ujar petugas dalam kegiatan tersebut. Sinergi antara polisi dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang kondusif.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas bersama Panit Binmas melakukan koordinasi dengan Ketua RW 06 Bapak Heri Irawan. Pertemuan ini membahas adanya permasalahan antara warga Kampung Karet dengan siswa dari MAN 1 Magelang. Diskusi berlangsung dengan suasana terbuka dan mengedepankan musyawarah. Semua pihak diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan masing-masing.
Permasalahan yang terjadi menjadi perhatian bersama karena melibatkan warga dan pelajar. Oleh karena itu, penyelesaian yang tepat dan bijak sangat diperlukan. Petugas berperan sebagai fasilitator dalam menjembatani komunikasi antar pihak. Pendekatan persuasif terus dikedepankan dalam proses tersebut.
Tokoh masyarakat Kampung Karet turut memberikan masukan dalam penyelesaian permasalahan. Mereka menginginkan agar situasi tetap kondusif dan tidak menimbulkan konflik berkepanjangan. Kearifan lokal menjadi landasan dalam mencari solusi terbaik. Hal ini menunjukkan kuatnya nilai kebersamaan di lingkungan tersebut.
Hasil dari koordinasi menunjukkan adanya kesepahaman antar pihak yang terlibat. Keluarga korban bersama tokoh masyarakat sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Langkah ini diambil sebagai bentuk menjaga hubungan baik antar warga dan pihak sekolah. Kesepakatan tersebut disambut positif oleh semua pihak.
Petugas juga memberikan imbauan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Warga diminta untuk meningkatkan pengawasan terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, peran orang tua dan pihak sekolah juga dinilai penting dalam memberikan pembinaan kepada pelajar. Sinergi semua pihak menjadi faktor utama dalam menjaga ketertiban.
Kegiatan sambang ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah warga menjadi wujud nyata pelayanan dan pengayoman. Dengan komunikasi yang baik, setiap permasalahan dapat diselesaikan secara cepat dan tepat. Hal ini juga mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman.
Melalui kegiatan seperti ini, Polres Magelang Kota terus mendorong penyelesaian masalah secara humanis dan dialogis. Pendekatan kekeluargaan menjadi solusi efektif dalam menjaga keharmonisan sosial. Upaya preventif dan deteksi dini terus dilakukan secara berkelanjutan. Situasi kamtibmas yang kondusif pun dapat terjaga melalui kebersamaan seluruh elemen masyarakat.