Bhabinkamtibmas Desa Kebonagung Sambang Warga Sanggrahan, Ajak Jaga Kamtibmas Saat Syawalan

Kota Magelang – Bhabinkamtibmas Desa Kebonagung Polres Magelang Kota Aipda Irvandiansyah Prio Wibowo melaksanakan kegiatan sambang dan pembinaan penyuluhan kepada warga di Dusun Sanggrahan, Desa Kebonagung, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang. Kegiatan tersebut menyasar warga masyarakat dan perangkat desa sebagai upaya mempererat kemitraan antara Polri dengan masyarakat di lingkungan pedesaan. Dalam kegiatan ini, Bhabinkamtibmas hadir langsung di tengah masyarakat untuk menjalin komunikasi sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas menjelang dan saat momentum Syawalan. Kehadiran personel diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah binaan. Sabtu (28/03/2026).

Kegiatan sambang dilaksanakan di kediaman Sdr. Rosidin yang merupakan perangkat desa di Dusun Sanggrahan. Momentum pertemuan tersebut dimanfaatkan sebagai ajang halal bi halal atau Syawalan rutin yang selama ini menjadi bagian dari tradisi masyarakat setempat. Dalam suasana penuh keakraban, Bhabinkamtibmas membangun dialog langsung dengan warga dan perangkat desa untuk menyerap informasi serta menyampaikan imbauan kamtibmas. Pendekatan humanis seperti ini dinilai efektif untuk memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat.

Dalam dialog tersebut, Aipda Irvandiansyah Prio Wibowo menyampaikan pesan penting kepada warga agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. “Kami mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga situasi kamtibmas selama kegiatan Syawalan, tidak membuat maupun menyalakan petasan atau mercon, tidak menerbangkan balon udara, serta segera memanfaatkan layanan Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian,” ujarnya. Pesan tersebut disampaikan sebagai langkah preventif untuk mencegah gangguan keamanan maupun potensi bahaya yang dapat merugikan masyarakat. Imbauan ini juga mendapat respons positif dari warga yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Selain mempererat silaturahmi, kegiatan sambang ini menjadi sarana pembinaan dan penyuluhan yang langsung menyentuh masyarakat. Bhabinkamtibmas memberikan penekanan bahwa tradisi Syawalan hendaknya tetap dilaksanakan dengan tertib dan aman tanpa aktivitas yang berpotensi membahayakan. Petasan atau mercon dinilai dapat menimbulkan risiko kebakaran, ledakan, hingga gangguan kenyamanan lingkungan. Sementara balon udara juga memiliki potensi membahayakan keselamatan penerbangan dan memicu gangguan lain di masyarakat.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat merupakan wujud nyata pelayanan Polri yang mengedepankan langkah preemtif dan preventif. Melalui pola sambang dan dialogis, masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan kondisi lingkungan sekaligus memperoleh informasi penting terkait keamanan. Interaksi langsung seperti ini juga memperkuat kedekatan emosional antara petugas kepolisian dengan warga binaan. Dengan demikian, setiap potensi gangguan kamtibmas dapat dideteksi dan diantisipasi lebih dini.

Dalam kesempatan tersebut, Aipda Irvandiansyah Prio Wibowo juga mensosialisasikan layanan darurat Polri 110 yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat. Sosialisasi ini penting agar warga memahami saluran resmi yang dapat digunakan untuk melapor apabila terjadi gangguan keamanan, tindak kriminalitas, maupun kondisi darurat lainnya. Dengan layanan bebas pulsa tersebut, masyarakat diharapkan tidak ragu untuk segera menghubungi kepolisian saat membutuhkan kehadiran petugas. Pemanfaatan layanan 110 juga menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik Polri yang cepat, mudah, dan responsif.

Kegiatan sambang di Dusun Sanggrahan sekaligus menunjukkan peran strategis Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak kepolisian di desa. Tidak hanya hadir saat terjadi persoalan, Bhabinkamtibmas juga aktif membangun komunikasi sosial dalam suasana kekeluargaan dan kebersamaan. Pendekatan ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan sosial dan potensi gangguan keamanan dapat lebih mudah diselesaikan secara dini dan tepat.

Warga dan perangkat desa yang hadir dalam kegiatan tersebut menyambut baik kehadiran Bhabinkamtibmas Desa Kebonagung. Mereka menilai kegiatan sambang seperti ini memberi rasa aman sekaligus menjadi pengingat penting agar masyarakat tetap mematuhi aturan dan menjaga ketertiban bersama. Suasana halal bi halal yang hangat menjadi momen yang tepat untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara santai namun efektif. Dengan cara ini, pesan yang disampaikan lebih mudah diterima dan dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kapolsek Bandongan AKP Prapta Susila, S.H., M.M. secara terpisah menegaskan bahwa kegiatan sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas akan terus diintensifkan, khususnya pada momentum hari besar keagamaan dan tradisi masyarakat. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah warga merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan wilayah agar tetap aman dan kondusif. Ia juga mengapresiasi peran aktif warga dan perangkat desa yang selama ini turut mendukung terciptanya lingkungan yang tertib. Sinergi yang terbangun menjadi modal penting dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Bandongan.

Melalui kegiatan sambang ini, Polres Magelang Kota berharap tradisi Syawalan di wilayah Desa Kebonagung dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan. Pesan untuk menjauhi petasan, mercon, dan balon udara menjadi perhatian penting demi keselamatan bersama. Sosialisasi layanan Polri 110 juga diharapkan semakin memperkuat kecepatan respons masyarakat dalam melaporkan setiap kejadian yang membutuhkan penanganan kepolisian. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat menjadi bagian dari langkah nyata menjaga kondusivitas wilayah dengan mengedepankan kedekatan, komunikasi, dan kerja sama yang berkelanjutan.

Tinggalkan komentar