Kota Magelang – Polres Magelang Kota terus mengintensifkan pengamanan di sejumlah obyek wisata selama masa libur Lebaran 1447 H melalui rangkaian Operasi Ketupat Candi 2026. Pengamanan difokuskan pada kawasan Taman Kyai Langgeng Eco Park dan Kebun Raya Gunung Tidar yang menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat saat libur Hari Raya. Kehadiran personel di lapangan dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga di tengah aktivitas wisata yang meningkat. Seluruh kegiatan pengamanan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Jumat (27/03/2026).
Personel Polres Magelang Kota diterjunkan untuk melaksanakan patroli, penjagaan, pemantauan, serta pengaturan di sejumlah titik strategis di kawasan wisata. Mulai dari pintu masuk, area parkir, jalur pedestrian, area wahana, hingga titik keramaian pengunjung menjadi fokus pengawasan petugas. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, kepadatan arus pengunjung, serta kemungkinan terjadinya tindak kriminalitas yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat. Dengan kehadiran polisi di tengah aktivitas wisata, masyarakat diharapkan dapat menikmati liburan dengan rasa aman dan nyaman.
Kapolres Magelang Kota AKBP Dikri Olfandi, S.E., S.I.K., M.M., M.I.K. mengatakan, “Pengamanan di obyek wisata selama libur Lebaran terus kami lakukan secara maksimal melalui kehadiran personel Polres Magelang Kota di lapangan. Personel kami siagakan untuk melaksanakan patroli, pemantauan, pengaturan, dan pelayanan kepada masyarakat agar seluruh aktivitas wisata dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif.” Pernyataan tersebut menegaskan bahwa obyek wisata menjadi salah satu fokus utama pengamanan selama Operasi Ketupat Candi 2026. Kapolres juga menekankan bahwa kehadiran anggota di lapangan merupakan bentuk nyata pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Di kawasan Taman Kyai Langgeng Eco Park, personel melakukan pemantauan secara intensif pada area yang menjadi pusat aktivitas pengunjung. Pengawasan dilakukan di jalur keluar masuk, area permainan, titik kumpul keluarga, hingga lokasi yang berpotensi mengalami kepadatan. Personel juga aktif memberikan imbauan kepada orang tua agar tetap mengawasi anak-anak selama berada di area wisata. Kehadiran petugas di lokasi mendapat respons positif dari masyarakat karena mampu memberikan rasa tenang selama menikmati liburan.
Sementara itu, di kawasan Kebun Raya Gunung Tidar, pengamanan difokuskan pada jalur pendakian, pelataran, titik istirahat, serta area yang banyak dipadati wisatawan. Personel melakukan patroli dialogis untuk memastikan jalur yang dilalui pengunjung tetap aman, terutama bagi anak-anak, lansia, dan keluarga yang datang untuk berwisata religi maupun wisata alam. Selain itu, petugas juga mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati selama beraktivitas di kawasan perbukitan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pencegahan terhadap potensi kejadian yang tidak diinginkan.
Selain pengamanan terbuka, personel Polres Magelang Kota juga memberikan imbauan kamtibmas secara humanis kepada pengunjung, pedagang, serta pengelola wisata. Masyarakat diingatkan untuk menjaga barang bawaan pribadi, memperhatikan keselamatan keluarga, dan segera melapor kepada petugas apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan. Pedagang dan pengelola juga diajak untuk ikut menjaga lingkungan wisata agar tetap tertib dan kondusif. Sinergi antara kepolisian, pengelola, dan masyarakat dinilai penting dalam mendukung keberhasilan pengamanan selama masa libur Lebaran.
Kapolres Magelang Kota menegaskan bahwa pengamanan obyek wisata tidak hanya berorientasi pada penjagaan situasi, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk menekan potensi gangguan keamanan sejak dini. Menurutnya, mobilitas masyarakat yang tinggi selama libur Lebaran membuat kawasan wisata menjadi titik prioritas dalam pola pengamanan Operasi Ketupat Candi 2026. Karena itu, seluruh personel yang bertugas diminta aktif melakukan pemantauan, dialog dengan masyarakat, serta respons cepat apabila muncul situasi menonjol. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan suasana wisata yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
Berdasarkan hasil pemantauan selama masa libur Lebaran 2026, tingkat kunjungan masyarakat ke Taman Kyai Langgeng Eco Park tercatat mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2025, jumlah pengunjung tercatat sebanyak 13.828 orang, sedangkan pada tahun 2026 menurun menjadi 5.056 orang. Penurunan jumlah kunjungan ini menunjukkan bahwa mobilitas wisata masyarakat pada momentum Lebaran tahun ini cenderung lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya. Meski demikian, pengamanan di kawasan wisata tetap dilakukan secara maksimal oleh personel Polres Magelang Kota.
Meski jumlah kunjungan wisatawan menurun, situasi di kawasan Taman Kyai Langgeng Eco Park maupun Kebun Raya Gunung Tidar tetap terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel pengamanan yang terus melaksanakan patroli, pemantauan, dan penjagaan di lapangan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas situasi selama libur Lebaran. Arus kunjungan masyarakat berjalan lancar, aktivitas wisata berlangsung normal, dan tidak ditemukan gangguan kamtibmas yang menonjol. Kondisi ini menunjukkan bahwa pola pengamanan yang diterapkan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Melalui pengamanan yang terus dilakukan di obyek wisata, Polres Magelang Kota menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam setiap momentum penting. Kehadiran personel di lokasi wisata menjadi bagian dari pelayanan kepolisian yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menikmati suasana libur Lebaran dengan aman dan nyaman. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, pengelola wisata, dan stakeholder terkait, situasi di Kota Magelang selama masa libur Lebaran tetap terjaga dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif. Polres Magelang Kota akan terus mengawal setiap aktivitas masyarakat demi terciptanya rasa aman di seluruh wilayah hukum.