Kota Magelang – Kasat Binmas Polres Magelang Kota AKP Zuhdi Fahrudin, S.H., M.M. melaksanakan kegiatan silaturahmi dan koordinasi dengan Ustad Muh Fahrudin, S.H., M.H. di Mushola Al Islah dan kediamannya di wilayah Keramat Selatan, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mempererat sinergi antara kepolisian dan tokoh agama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadan. Pertemuan tersebut juga menjadi ruang komunikasi yang hangat untuk membahas situasi wilayah serta kesiapan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Senin (16/03/2026).
Suasana akrab dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan antara Kasat Binmas Polres Magelang Kota dengan Ustad Muh Fahrudin. Kehadiran Kasat Binmas di tengah tokoh agama dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat. Melalui pendekatan humanis seperti ini, pesan-pesan kamtibmas dapat disampaikan secara lebih efektif dan menyentuh langsung lingkungan warga. Silaturahmi juga menjadi sarana untuk menyerap aspirasi serta perkembangan situasi sosial di tengah masyarakat selama Ramadan.
“Melalui silaturahmi ini, kami ingin memperkuat sinergi dengan para tokoh agama agar pesan-pesan kamtibmas selama Ramadan hingga Idulfitri dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat, sehingga situasi tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ujar AKP Zuhdi Fahrudin. Ia menegaskan bahwa tokoh agama memiliki peran strategis dalam menjaga kesejukan di lingkungan masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang terbangun baik antara kepolisian dan tokoh agama akan semakin memperkuat upaya pencegahan gangguan kamtibmas. Sinergi yang kuat juga diharapkan mampu menciptakan suasana Ramadan yang lebih tertib dan penuh kebersamaan.
Dalam pertemuan tersebut, Ustad Muh Fahrudin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan Kasat Binmas Polres Magelang Kota yang dilakukan langsung di Mushola Al Islah maupun di kediamannya. Menurutnya, kehadiran jajaran kepolisian menunjukkan perhatian dan kepedulian terhadap kondisi lingkungan masyarakat. Ia menilai pola komunikasi yang dibangun secara langsung seperti ini sangat penting untuk memperkuat rasa aman dan kepercayaan publik kepada Polri. Dialog yang berlangsung terbuka juga mencerminkan hubungan baik yang terus terjaga antara tokoh agama dan kepolisian.
AKP Zuhdi Fahrudin dalam kesempatan itu juga menyampaikan pesan-pesan Polmas dan kamtibmas yang berkaitan dengan situasi Ramadan serta persiapan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan lingkungan, memperkuat kepedulian sosial, serta menjaga kerukunan antarsesama. Selain itu, peran aktif warga dalam melaporkan setiap potensi gangguan keamanan juga dinilai sangat penting agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat. Pesan tersebut disampaikan sebagai bentuk upaya preventif agar suasana ibadah selama Ramadan tetap aman dan khusyuk.
Koordinasi yang dilakukan juga menyoroti pentingnya peran tokoh agama dalam mendukung terciptanya situasi wilayah yang kondusif. Tokoh agama dinilai memiliki kedekatan yang kuat dengan masyarakat sehingga mampu menjadi jembatan penyampaian pesan moral dan ajakan menjaga ketertiban. Dengan dukungan para tokoh agama, langkah-langkah pembinaan yang dilakukan kepolisian akan lebih mudah diterima dan dilaksanakan oleh masyarakat. Pendekatan kolaboratif ini menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas di lingkungan permukiman.
Ustad Muh Fahrudin dalam kesempatan tersebut menyatakan kesiapan untuk mendukung upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia juga menyampaikan kepada Bhabinkamtibmas bahwa unsur tokoh agama dan warga di wilayah Keramat Selatan siap bersinergi menjaga lingkungan tetap aman dan tertib. Dukungan tersebut menjadi modal sosial yang sangat penting, terutama dalam momentum Ramadan yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat. Komunikasi yang baik antara tokoh agama, warga, dan aparat kepolisian diyakini akan mempermudah penyelesaian persoalan sosial secara dini.
Kegiatan silaturahmi seperti ini merupakan bagian dari strategi Satbinmas Polres Magelang Kota dalam memperkuat kemitraan dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen warga. Pendekatan dialogis dan kekeluargaan dinilai efektif untuk membangun ruang komunikasi yang sehat dan terbuka. Dengan hadir langsung di tengah masyarakat, Polri tidak hanya menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan, tetapi juga memperkuat peran sebagai mitra sosial yang dekat dengan warga. Langkah tersebut terus dioptimalkan selama Ramadan sebagai momentum mempererat kebersamaan dan meningkatkan kepercayaan publik.
Momentum Ramadan 1447 H dimanfaatkan Polres Magelang Kota untuk terus meningkatkan kegiatan pembinaan masyarakat yang menyentuh langsung lingkungan warga. Tokoh agama menjadi salah satu mitra utama karena memiliki peran penting dalam menjaga kesejukan, memperkuat persatuan, dan menyampaikan pesan-pesan kebaikan kepada masyarakat. Melalui kolaborasi yang terbangun dengan baik, potensi gangguan kamtibmas dapat diminimalisir sejak dini. Hal ini menjadi bagian dari upaya bersama agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan menyambut Idulfitri dengan rasa aman serta nyaman.
Polres Magelang Kota berharap kegiatan silaturahmi dan koordinasi semacam ini dapat terus terjalin secara berkelanjutan di berbagai wilayah. Kehadiran Polri yang aktif membangun komunikasi di tingkat akar rumput diharapkan mampu memperkuat stabilitas keamanan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat. Dukungan tokoh agama seperti Ustad Muh Fahrudin menjadi kekuatan penting dalam menjaga suasana Ramadan tetap sejuk, tertib, dan harmonis. Sinergi yang terbangun di Mushola Al Islah dan lingkungan Keramat Selatan menjadi gambaran nyata bahwa keamanan wilayah dapat terwujud melalui kebersamaan seluruh elemen masyarakat.