Kota Magelang – Dalam rangka pembinaan generasi muda serta penguatan karakter pelajar, Satuan Binmas Polres Magelang Kota melaksanakan kegiatan menjadi pembina upacara di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 9 Februari 2026, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai, bertempat di Halaman Sekolah SMK Wiyasa Kota Magelang.
Kegiatan upacara bendera tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Bintibsos Satbinmas Polres Magelang Kota, IPDA Yuli Setiawati, S.H., M.M., yang bertindak sebagai pembina upacara. Kehadiran personel kepolisian di tengah lingkungan sekolah ini merupakan bentuk sinergitas antara Polri dan dunia pendidikan dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman, kondusif, serta membangun karakter pelajar sejak dini.
Upacara berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sekolah SMK Wiyasa Kota Magelang, Ibu Endang Pratiwi Setyaningrum, S.E., didampingi oleh anggota Unit Bintibsos Satbinmas, segenap dewan guru, serta seluruh siswa dan siswi SMK Wiyasa Kota Magelang yang mengikuti upacara dengan penuh disiplin.
Dalam amanatnya, IPDA Yuli Setiawati menyampaikan sejumlah pesan penting yang menjadi bekal moral dan karakter bagi para pelajar. Ia menekankan pentingnya menanamkan etika kejujuran sejak dini sebagai fondasi utama untuk menjadi manusia yang bermartabat, berakhlak baik, dan bertanggung jawab, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.
Selain itu, IPDA Yuli juga mengajak seluruh warga sekolah untuk menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman, aman, dan sejuk, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik, lancar, dan produktif. Menurutnya, suasana sekolah yang positif akan sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang karakter serta prestasi peserta didik.
Memasuki era digital yang serba cepat, IPDA Yuli mengingatkan para pelajar agar bijak dan selektif dalam memanfaatkan teknologi dan media sosial. Ia menegaskan pentingnya menolak segala bentuk provokasi, ujaran kebencian, serta informasi hoaks yang dapat merusak persatuan, memicu konflik, dan berdampak negatif terhadap masa depan generasi muda.
Lebih lanjut, dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan sekolah, IPDA Yuli mengimbau para pelajar untuk menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti mengonsumsi minuman keras, tawuran, terpapar paham radikalisme, perundungan (bullying), serta pelanggaran lalu lintas. Ia menegaskan bahwa perilaku negatif tersebut tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitar.
Pada kesempatan tersebut, IPDA Yuli juga memberikan motivasi kepada para siswa agar senantiasa membangun jati diri dengan prinsip keteladanan. Para pelajar diajak untuk mencontoh figur orang dewasa yang baik, sukses, dan berintegritas, sehingga dapat terbentuk pribadi yang berakhlak mulia, berkarakter kuat, serta memiliki jiwa besar dalam menghadapi tantangan masa depan.
Sebagai penutup amanat, IPDA Yuli Setiawati turut menyampaikan himbauan tertib berlalu lintas kepada seluruh siswa dalam rangka Operasi Keselamatan Candi 2026. Ia mengingatkan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm standar, tidak ugal-ugalan di jalan, serta mengutamakan keselamatan sebagai kebutuhan utama dalam berkendara.
Kegiatan upacara bendera ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para pelajar SMK Wiyasa Kota Magelang, sekaligus menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai disiplin, etika, kesadaran hukum, dan keselamatan berlalu lintas sejak usia sekolah. Sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan pun diharapkan terus terjalin guna mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan.